Pertanian Kacang Tanah Menjadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Desa Pelancau

1786026597423.jpg
Gambar: Pemukiman desa pelancau hulu ( Sempson ) Sumber: https://pelancau.masel.my.id/

Pelancau, 04 Agustus 2026 - Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Desa Pelancau, Kecamatan Malinau Selatan, mulai mengembangkan budidaya kacang tanah sebagai salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi menjanjikan. Saat ini, sebagian besar masyarakat mulai memanfaatkan lahan yang tersedia untuk berkebun kacang tanah sebagai sumber penghasilan tambahan maupun usaha utama keluarga.

Perkembangan usaha tani ini didukung oleh kondisi lahan Desa Pelancau yang relatif luas dan memiliki tingkat kesuburan tanah yang baik, sehingga sangat sesuai untuk budidaya kacang tanah. Selain didukung oleh faktor alam, komoditas ini juga memiliki harga jual yang cukup stabil, berkisar antara Rp35.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Kondisi tersebut memberikan kepastian pasar dan menjadi salah satu alasan meningkatnya minat masyarakat untuk menanam kacang tanah.

Proses budidaya dilakukan secara bertahap, dimulai dari penanaman, pemeliharaan tanaman, panen, penjemuran hasil panen, pengupasan kulit kacang, hingga tahap pemasaran. Hasil produksi umumnya dipasarkan ke Kota Malinau serta beberapa desa di wilayah Kecamatan Malinau Selatan yang menjadi tujuan penjualan utama masyarakat.

Kepala Desa Pelancau, Bapak Apui, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap budidaya kacang tanah terus meningkat. Menurutnya, selain memiliki harga jual yang cukup menguntungkan, tanaman kacang tanah juga relatif mudah dipelihara dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit. Dengan masa tanam hingga panen sekitar tiga bulan, petani dapat memperoleh hasil dalam waktu yang relatif singkat sehingga membantu memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga.

Ke depan, Pemerintah Desa bersama masyarakat berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malinau, baik dalam bentuk bantuan sarana produksi, pendampingan teknis, maupun pengembangan pascapanen. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus mendorong lahirnya usaha pengolahan berbasis kacang tanah. Melalui pengembangan produk olahan khas desa yang memanfaatkan bahan baku lokal, nilai tambah hasil pertanian diharapkan dapat meningkat sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Desa Pelancau.

Bagikan post ini: